Perbedaan Obat Paten Dan Obat Generik

obat paten

alternatifmu.com –¬†Perbedaan Obat Paten Dan Obat Generik.

Obat generik vs obat paten, Pernah tidak sih kalian datang ke apotik untuk membeli obat?

Ketika kalian sampai dan menyebutkan nama obatnya tiba-tiba mas dan mbaknya nanyain yang paten atau yang generik? biasanya mas dan mbak opotiknya akan langsung sekaligus memberikan harganya yang paten sekian dan yang generik sekian.

Karena seringnya saya beli obat di apotik dan ditawarin dua pilihan tersebut saya langsung saja bilang yang paten dengan harga yang relatif lebih tinggi dibandingkan dengan yang generik karena merasa yang paten akan memberikan efek yang instan dibanding dengan yang generik.

Setelah sekian lama berfikiran seperti itu akhirnya saya beranikan diri bertanya dan mencari sumber yang valid apa sih perbedaannya.

Dan alhamdulillah kini saya tahu bahwa obat paten dan obat generik tidak ada perbedaan apapun dari segi efek kesembuhan.

Bahkan obat generik pun terbagi menjadi dua kategori lagi yaitu obat generik berlogo (OGB) dan obat generik bermerek.

Baca Juga : Perbedaan Obat Kimia Dan Obat Herbal

Biar tidak semakin bingung tentang perbedaan obat paten dan obat generik mari simak perbedaannya sebagai berikut :

Obat Paten 

  1. Penamaan dan produsen : sesuai dengan kandungan zat aktif & hanya dapat diproduksi oleh perusahaan yang memiliki hak paten.
  2. Kemasan : sesuai dengan keinginan produsen
  3. Harga : sangat mahal karena membutuhkan biaya untuk penelitian, hak paten, kemasan dan produksi.

Obat Generik Bermerek

  1. Penamaan dan produsen : sesuai dengan kandungan zat aktif dan dapat diproduksi oleh seluruh perusahaan farmasi
  2. Kemasan : sesuai dengan keinginan produsen.
  3. Harga : sedikit lebih mahal karena menggunakan kemasan yang sesuai dengan keinginan produsen dan membutuhkan biaya promosi namun lebih murah daripada obat paten

Obat Generik Berlogo (OGB)

  1. Penamaan dan produsen : sesuai dengan kandungan zat aktif dan dapat di produksi oleh seluruh perusahaan farmasi.
  2. Kemasan : sederhana dan diberi logo “Generik”
  3. Harga : murah karena menggunakan kemasan sederhana dan tidak membutuhkan biaya promosi.

Secara umum obat paten adalah obat yang masih berproses dalam masa hak paten, jika di indonesia hak paten berlaku dalam waktu 20 tahun, dalam masa ini obat paten hanya dapat diproduksi dan dipasarkan oleh perusahaan farmasi yang memiliki hak paten.

Perusahaan farmasi penemu obat membutuhkan investasi dalam penelitian penemuan obat dan penelitian obat selanjutnya, inilah yang menjadi alasan obat yang masih dalam proses masa paten memiliki harga yang tinggi.

Demikian semoga bermanfaat, jika artikel ini membantu silahkan like dan share artikel ini agar lebih bermanfaat lagi untuk orang banyak.

Terimakasih.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*